Home / Artikel / Abscess Perianal
Abscess Perianal

Abscess Perianal

Abscess perianal adalah terkumpulnya nanah/pus disekitar anus akibat infeksi dan peradangan dari kelenjar disekitar anus yang mengakibatkan pembengkakan, nyeri yang terkadang disertai demam. Abscess perianalpaling sering pada usia 20-60 tahun, rasio laki-laki lebih sering disbanding wanita 2:1. Penanganan yang tidak baik 60% akan menjadi fistula perianal.

AP1

Penyebab:

  • Infeksi Fisura Perianal (robekan pada permukaan kulit anus)
  • Infeksi Penyakit Seksual
  • Sumbatan pada kelenjar perianal

Faktor Resiko tinggi pada penderita:

  • Colitis (radang pada usus besar) : penyakit Crohn’s atau colitis ulcerativa
  • Diabetes
  • Diverticulitis (radang divertikel/penonjolan berupa kantong pada lapisan usus
  • Infeksi dan peradangan organ rongga Pelvic/Panggul
  • Sex per Anus/Anal Sex
  • Penggunaan obat jangka panjang yang menekan system Imun/kekebalan tubuh,seperti prednisone,metilprednisolon dan obat khemoterapi
  • Fisura Perianal

Tanda dan Gejala

  • Benjolan sekitar anus
  • Nyeri, sifat konstan,dan memberat pada saat duduk
  • Iritasi kulit sekitar anus,disertai pembengkakan,dan warna kemerahan
  • Keluar Nanah
  • Sulit dan Nyeri saat BAB
  • Bisa diserta Demam, dan Menggigil pada proses lebih lanjut

Penegakanan Diagnosis dan Pemeriksaan Penunjang

  • Amnamnesis (Tanya Jawab) mengetahui factor resiko dan Riwayat Penkait sebelumnya
  • Pemeriksaan Fisik sekitar anus
  • Colok Dubur
  • Pemeriksaan darah

Penunjang Lainnya :

  • Colonoscopi/Proctosigmoidoscopi

AP2

  • MRI scan:
  1. Mengetahui Letak absess
  2. Batas Rongga abses dengan anus dan rektum
  3. Kerusakan sphingter anus
    Transperineal ultrasounografi

Pengobatan/Penatalaksanaan

  • Operasi standar dilakukan dengan bius regional /spinal anesthesia (sadar pada saat pembiusan) atau dengan bius umum (tidur pada saat pembiusan). Operasi dilakukan dengan meneluarkan nanah dan memberihkan terhadap jaringan mati atau rusak.

AP3

  • Pemberian antibiotika dan anti nyeri
  • Perawatan Abses dengan tampon dan rendam duduk dengan obat antiseptic

AP4

Referensi

  1.  Abcarian H; Anorectal infection: abscess-fistula. Clin Colon Rectal Surg. 2011 Mar;24(1):14-21. doi: 10.1055/s-0031-1272819.
  2. Malik AI, Nelson RL, Tou S; Incision and drainage of perianal abscess with or without treatment of anal fistula. Cochrane Database Syst Rev. 2010 Jul 7;(7):CD006827. doi: 10.1002/14651858.CD006827.pub2.
  3. Lohsiriwat V, Yodying H, Lohsiriwat D; Incidence and factors influencing the development of fistula-in-ano after incision and drainage of perianal abscesses. J Med Assoc Thai. 2010 Jan;93(1):61-5.
  4. Afsarlar CE, Karaman A, Tanir G, et al; Perianal abscess and fistula-in-ano in children: clinical characteristic, management and outcome. Pediatr Surg Int. 2011 Oct;27(10):1063-8. doi: 10.1007/s00383-011-2956-7.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*